The difference between Consultant and Auditor

Apa perbedaan dari Konsultan dan Auditor? Kalau yang mudah terlihat ada satu hal. Auditor setiap kali habis mengaudit, biasanya auditee akan mengajak lunch atau dinner di luar kantor. Bisa di rumah makan biasa, rumah makan yang ada di hotel, atau di tempat keramaian lainnya. Tetapi kalau konsultan, yuk kita ke kantin….. Bedanya lagi kalau auditor sangat diharapkan cepat pulang dari perusahaan, tapi kalau konsultan, kok sudah selesai sih… ?

That’s the joke which is not 100% wrong….

Audtor itu berwenang menentukan masa depan perusahaan. Sudah capek diaudit, kalau tidak dapat selembar sertifikat, maka organisasi yang diaudit bisa dipastikan akan kecewa. Apalagi konsultannya… sudah ‘disalahkan’ organisasi, ada beban mental karena apa yang diberikan tidak membuahkan hasil optimal. Sudah jatuh tertimpa tangga..

Itu perbedaan signifikan yang saya rasakan sebagai auditor dan konsultan. Sebagai auditor saya tidak terlalu punya beban mental karena frekuensi pertemuan sebelumnya hanya sedikit atau bahkan baru kenal saat itu, sehingga hubungan pun belum terjalin sebaik bila menjadi konsultan yang sering datang dan diskusipun akhirnya tidak terbatas hanya tentang proyek. Hubungan pertemanan juga bisa terjalin dengan manis. Jika sudah seperti ini, "rasa memiliki" terhadap organisasi juga mulai tumbuh dan akibatnya akan ada beban rasa bersalah kalau tidak berhasil dalam audit sertifikasi.

Jadi mana lebih enak, profesi auditor atau konsultan?? Sebenarnya keduanya sama enak. Pasti ada plus minusnya. Persamaannya baik konsultan atau auditor sama-sama bisa belajar banyak di perusahaan manapun yang dilakoni. Konsultan atau auditor bukan dewa yang maha tahu semua proses, jadi sedikit banyak pasti belajar hal baru saat melakukan pekerjaannya. Auditor bisa berperan sebagai konsultan saat memberikan masukan terhadap kemungkinan temuannya. sebaliknya, konsultan juga bisa berperan sebagai auditor, terutama saat mengaudit persiapan perusahaan sebelum diaudit auditor resmi.

Auditor atau badan registrasi saat ini ada banyak, dan secara bisnis mereka bersaing merebut customer. Jadi secara logis mereka akan menunjukkan kompetensi dan kredibilitasnya. It’s okay as long as apa yang diberikan masih dalam batas kewajaran profesinya. Yang menjadi masalah kalau auditor "asal" mengaudit atau malah yang "mendapat pesanan" sertifikat. It’s really really not educated. Dan secara personal, baik auditor atau "si pemesan" sama-sama tidak mumpuni… Tetapi tidak sedikit auditor yang sangat text book dan sulit diajak diskusi untuk melihat persamaan dalam dokumen lain. Menggemaskan…..

Konsultan juga saat ini ada banyak, bahkan tidak sedikit yang banting harga konsultasi ataupun sekedar pelatihan. It’s also okay as long as apa yang diberikan tidak mengurangi materi ajar dan fungsi konsultan secara tegas, yaitu sebagai guru tempat berkonsultasi. Saya sebagai konsultan selalu bertanya di awal penawaran kerja sama, apakah saya harus bekerja sendiri atau ada staf yang ditempatkan khusus. Saya tidak suka kalau harus bekerja sendiri, karena cuma saya yang tambah pinter keblinger. Pasti keblinger karena saya harus belajar proses produksi sendiri. Saya lebih suka jika ada staf yang menjadi koordinator internal dan saya lebih ke arah mengajari apa yang harus dilakukannya. Membantu langsung dalam membuat beberapa dokumen, terutama yang agak rumit, it’s okay, sepanjang saya tidak harus membuat seluruhnya. It’s in contra with my vision. Saya ingin tambah banyak perusahaan yang mempunyai sistem manajemen yang baik. Saya ingin Indonesia bisa membuktikan pada dunia bahwa sistem manajemen mutu di perusahaan kita bukan cuma gantungan sertifikat, tetapi well implemented sampai well done (matang banget kalau ukuran steak… ).

Memang saya tidak bisa menutup mata. Terus terang saat ini banyak perusahaan yang senang sekali memajang sertifikat ISO 9001 dan teman-temannya, tetapi sebenarnya belum well done tadi. entah karena konsultannya yang suka ambil jalan pintas, tidak mendarat dalam menyampaikan penyelesaian masalah (omdo kata istilah betawi), atau karena si bos yang merasa kalau ISO 9001 dkk cuma buang uang. Wong kita ini pabrik barang kok, bukan dokumen. Wong kita ini sudah over capacity kok, kenapa juga harus bayar uang kalibrasi, bayar biaya audit ke supplier, bayar training-training lain, dll, dsb…

My dream is still dream… It’s up to you.. ISO 9001 is mostly mandatory in many factory. It’s your choice. Get it just now, atau let’s well done our management system…

Analisa MSA Repeatability & Reproducibility

Analisa Repeatability & Reproducibility (GRR) dapat dilakukan dengan range method, average & range method ataupun ANOVA. Saya tidak akan menguraikan cara perhitungan dengan angka-angka karena hal ini bisa dilihat dengan mudah di buku panduan MSA ataupun software-software yang banyak beredar. Saya hanya menekankan langkah-langkah pelaksanaannya dan cara menganalisa. Lanjutkan ke page 2.

Analisa MSA Linearity

Analisa Linearity juga dapat dilakukan secara grafik maupun numerik, yaitu dengan hitung-hitungan. Saya tidak akan menguraikan cara perhitungan dengan angka-angka karena hal ini bisa dilihat dengan mudah di buku panduan MSA ataupun software-software yang banyak beredar. Saya hanya menekankan langkah-langkah pelaksanaannya dan cara menganalisa. Lanjutkan ke hlm 2.

Analisa MSA Bias

Analisa Bias dapat dilakukan secara grafik maupun numerik, yaitu dengan hitung-hitungan. Saya tidak akan menguraikan cara perhitungan dengan angka-angka karena hal ini bisa dilihat dengan mudah di buku panduan MSA ataupun software-software yang banyak beredar. Saya hanya menekankan langkah-langkah pelaksanaannya dan cara menganalisa. Lanjutkan ke hlm 2.

Studi MSA atau Analisa MSA

Pada dasarnya studi atau analisa MSA dapat dibagi dalam 2 tahap, yaitu :

  1. Phase 1.
    Phase ini lebih menekankan ke pemilihan / studi alat ukur sesuai dengan karakteristik / spesifikasi yang diinginkan. Studi yang dilakukan meliputi studi bias, linearity, stability, repeatability dan reproducibility. Studi-studi ini dapat diplih, mana yang applicable (tidak harus seluruhnya). Hasil dari phase 1 merupakan input untuk phase 2 dalam menentukan program maintenance sistem pengukuran selanjutnya. Kondisi lingkungan dapat menyebabkan perubahan lokasi sistem pengukuran. Phase 1 dilakukan pada proses APQP. Lanjutkan ke page 2.

Quincunx, Alat Bantu Training Statistik

dice51Salah satu alat bantu yang bisa dipakai untuk memberikan training statistik adalah Quincunx. Quincunx yang dimaksud disini bukan titik kelima yang ada di dadu “angka 5″, seperti definisi yang da di wikipedia, si ensiklopedi cermat masa kini. Tetapi quincunx disini adalah alat bantu yang semula ditemukan oleh Sir Francis Galton untuk menunjukkan hukum kesalahan dan distribusi normal pada dunia statistik. Hhmm… keren yah namanya. Lanjutkan ke page 2.

Salah satu alat bantu yang bisa dipakai untuk memberikan training statistik adalah Quincunx. Quincunx yang dimaksud disini bukan titik kelima yang ada di dadu “angka 5″, seperti definisi yang da di wikipedia, si ensiklopedi cermat masa kini. Tetapi quincunx disini adalah alat bantu yang semula ditemukan oleh Sir Francis Galton untuk menunjukkan hukum kesalahan dan distribusi normal pada dunia statistik. Hhmm… keren yah namanya.

Quincunx yang disebut juga bean machine terdiri dari sebuah papan yang diberi paku atau pasak-pasak kecil dan disusun selang seling sebanyak beberapa baris. Di bagian bawah paku-paku ada kapiler atau rongga untuk mengalirkan atau menjatuhkan manik-manik dari bagian atasnya. Manik-manik ini begitu dijatuhkan akan melewati paku-paku kecil dan masuk ke dalam kapiler-kapiler dan menumpuk hingga menjadi suatu bentuk. Bentuk yang dihasilkan ini yang disebut sebagai kondisi distribusi normal dalam statistik.

quinchunx11Bead machine ini pada perkembangannya juga menjadi inspirasi dalam pembuatan berbagai permainan yang digemari tua dan muda. Misalnya pachinko yang bisa ditemui di seluruh penjuru Shibuya, Jepang. Pachinko menggunakan prinsip bead machine dimana bola dilemparkan ke arah pin-pin yang diletakkan pada posisi tertentu. Ada juga bagatelle yaitu sejenis permainan indoor yang mirip bilyard. Di sini bola dimasukkan ke dalam lubang tetapi harus melewati pin-pin yang dikondisikan sebagai penghambat. Pachinko dan bagatelle ini kemudian juga menginspirasi pembuatan permainan pinball yang bisa dimainkan di komputer. Kalau ini kebanyakan orang Indonesia pasti tahu. Selain itu juga ada payazzo atau pajatso yang populer di Finlandia dan Jerman. Permainan ini menggunakan koin yang dimasukkan ke slot-slot tertentu. Bead machine juga meninspirasi permainan Plinko yang masih populer di salah satu stasiun televisi Amerika. Wah seru ya.. mau bicara statistik malah jadi mau main…. :)

Begitu deh. Dengan menggunakan quincunx diharapkan training statistik akan lebih hidup karena ternyata untuk mengerti statistik tidak terlalu sulit. Mungkin mirip dengan anggapan sebagian besar anak sekolah bahwa “math is nightmare”, padahal matematika bisa diajarkan sambil bermain.

Quincunx sangat membantu dalam memberikan pengertian statistik dasar bahkan untuk orang yang bukan berasal dari disiplin ilmu statistik atau teknik. Sekali kita menggunakan quincunx untuk memberikan training statistik, maka sepertinya kita tidak bisa kehilangannya dalam training-training selanjutnya. Berikut ini beberapa simulasi penggunaan quincunx yang dapat membantu kita memahami konsep dasar statistik.

1. Simulasi kondisi atau keadaan statistik.

  • Jatuhkan sekitar 35 manik-manik secara terus menerus melalui funnel atau corong yang disetting pada posisi tetap. 
  • Beri angka pada kapiler-kapiler yang terisi manik-manik. Misalnya 1 sampai 20. – Hitung mean dan standar deviasi. 
  • Perkirakan batas 6 sigma atau batas standar deviasi. 
  • Buat taruhan bahwa 100 manik-manik berikut yang akan dijatuhkan akan berada dalam batas 6 sigma tadi. 
  • Jatuhkan 100 manik-manik dan menangkan taruhan Anda.

Simulasi ini akan membuat peserta training mengerti bahwa suatu hasil pengukuran atau hasil proses produksi tidak selalu tetap sama persis, tetapi selalu berada dalam batas (atau spesifikasi) tertentu. Kalau Anda benar taruhan, ini juga bisa menambah uang jajan lho…

2. Simulasi “process centering” atau mengatur posisi tengah.

  • Buat garis batas spesifikasi kiri dan kanan pada quincunx dengan menggunakan spidol atau paper tape. Misalnya pada kolom ke-5 dan ke-20. 
  • Atur posisi funnel atau corong agak ke kiri atau kanan. Kemudian jatuhkan 3 manik-manik.
  • Tentukan posisi tengah berdasarkan posisi ketiga manik-manik yang dijatuhkan tadi. Kemudian geser funnel ke posisi yang dianggap tengah tersebut. 
  • Jatuhkan beberapa manik-manik lagi. Tunjukkan bahwa akan ada manik-manik yang jatuh diluar batas spesifikasi. 
  • Sekarang atur posisi funnel di tengah-tengah spesifikasi dan jatuhkan beberapa manik-manik lagi.

Pastikan bahwa trainee mengerti akan konsep “process centering”. Tiga manik-manik pertama tadi tidak selalu berada dalam posisi tengah spesifikasi dan bahwa setting berulang-ulang bisa memberikan dampak negatif. Misalkan setting pada suatu proses produksi. Alih-alih mendapatkan produk dengan variasi kecil, malah mendapatkan klaim karena ada produk diluar spesifikasi tetapi tidak terdeteksi dengan sistem inspeksi sampling.

3. Simulasi perhitungan grafik X-R

Kita bisa membuat grafik X-R chart pada quincunx dengan menjatuhkan beberapa manik-manik. Kemudian buat peserta menebak apakah kita menggeser funnel atau tidak berdasarkan posisi jatuhnya beberapa manik-manik pada beberapa kali run berikutnya. Ini bisa membantu peserta mengerti tentang perubahan proses yang sering dihadapi. Misalnya apabila ada kerusakan mesin atau beberapa baut kendor, dan sebagainya.

Ini beberapa simulasi yang bisa diterapkan dengan menggunakan quincunx. Ada beberapa jenis simulasi lain yang bisa dicoba, misalnya simulasi inspeksi sampling random, pre-control dan process improvement. Semuanya ditujukan untuk memudahkan belajar pengertian statistik dan membuat training yang lebih variatif daripada sekedar belajar menghitung dan membuat grafik kontrol. Kalau sekedar menghitung, saat ini ada komputer dan sederet software yang bisa digunakan untuk berbegai jenis teknik statistik. Tetapi pengertian dasar statistik tidak bisa didapat hanya dengan belajar menghitung. Penekanan akan konsep dasar statistik akan jauh lebih bermanfaat dan lebih kekal. Nah, jika Anda berminat dengan quincunx, silahkan menghubungi kami. Training statistik kami menggunakan alat bantu ini dan juga sample box yang akan saya bahas lain kali.

World Environment Day 5 Jun 2009

unite_english2Hari Lingkungan sedunia atau World Environment Day (WED) diperingati setiap tanggal 5 Juni. Pada awalnya WED ditetapkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) sebagai salah satu bagian dari PBB. Tujuannya untuk membangkitkan kesadaran dunia akan lingkungan dan mendorong kebijakan politik yang mendukung pelestarian lingkungan. Lanjutkan ke page 2.

Akurasi dan Presisi

Secara umum kita lebih sering mendengar kata “akurat” yang mencerminkan akurasi atau ketepatan suatu data atau laporan. Jarang atau hampir tidak pernah seseorang menyebut “presisi” untuk sesuatu data yang dianggap akurat. Presisi lebih dianggap sebagai sesuatu yang berbau teknis dan terkait dengan sistem pengukuran. Bila ada produk yang tidak sesuai spesifikasi, seringkali produk tersebut dikatakan memiliki ukuran yang tidak presisi. Presisi lebih identik dengan penyimpangan dari sesuatu yang sudah standar. Lanjutkan ke page 2.

Pengertian MSA

MSA atau Measurement System Analysis adalah suatu analisa sistem pengukuran yang dimulai dari identifikasi karakteristik yang akan diukur dibandingkan dengan spesifikasi, pemilihan jenis alat ukur yang tepat, analisa ketepatan alat ukur, proses pengukuran, analisa hasil pengukuran sampai sistem preventive maintenance alat ukur. Sesuai dengan definisi ini, MSA ditujukan untuk memastikan bahwa suatu sistem pengukuran dapat memberikan hasil pengukuran (dan interpretasinya) sesuai dengan spesifikasi  customer.

Analogi sederhananya seperti ini. Misalkan kita memproduksi botol plastik seperti botol air minum mineral. Sebelum memproduksi, sudah pasti kita mempunyai serangkaian ukuran atau spesifikasi dari botol tersebut. Spesifikasi ini bisa kita dapatkan dari customer atau kita tentukan sendiri dengan mempertimbangkan keinginan pasar dan kebutuhan produk. Kemudian spesifikasi ini kita tuangkan dalam serangkaian parameter proses sehingga mesin kita bisa menghasilkan botol plastik sesuai ukuran atau spesifikasi yang ditentukan tadi. Lanjutkan ke page 2.

Kalibrasi Alat Ukur sebelum digunakan

caliper-gage-blockBeberapa kali saya ditanya oleh beberapa orang, apakah alat ukur yang baru dibeli harus dikalibrasi terlebih dahulu sebelum dipakai. Pada umumnya orang beranggapan bahwa alat ukur yang baru dibeli, apalagi bila dibeli dari pabrik terpercaya di luar negeri, tidak perlu dikalibrasi karena pasti sudah akurat.

Pertanyaan berikutnya yang sering dilontarkan adalah bagaimana kalau pabrik pembuat alat ukur tersebut sudah memberikan surat keterangan semacam hasil kalibrasi alat ketika selesai diproduksi ? Apakah sertifikat ini masih diragukan? Ini perusahaan besar yang sudah terkenal ketelitiannya lho..!! Masa kita lebih percaya hasil kalibrasi perusahaan kecil di daerah Tangerang? Lanjutkan ke page 2.