Green Countries

green-country

green-country

 

Green Leaders and Green Laggards < Pemimpin Hijau dan (yang) Terlambat Hijau > 

 Laporan Global mengenai Negara yang paling banyak dan paling sedikit berbuat sesuatu untuk Lingkungan

 

EPI atau Evaluation Performance Index, yaitu suatu indeks yang menunjukkan seberapa “HIJAU” suatu area atau negara. Indeks ini dibuat oleh Yale’s Center for Law and Environment Policy di Amerika Serikat yang bekerja sama dengan Columbia’s Center for International Earth Science Information Network. EPI dihitung dengan mempertimbangkan jumlah emisi karbon dan sulfur, kemurnian air dan kegiatan konservasi alam.

Angka perhitungan EPI ini sudah didengungkan oleh Yale sejak tahun 2006. Tujuannya tidak lain adalah untuk lebih memacu negara-negara di dunia agar lebih berkonsentrasi terhadap lingkungannya. Di tahun 2008 ini, bertepatan dengan bulan lingkungan sedunia, Yale mengeluarkan hasil perhitungan yang dilakukan terhadap 149 negara, termasuk Indonesia.

 

 

 

 

Meskipun negara-negara makmur di lingkungan Skandinavia menduduki peringkat 5 teratas, dan negara-negara miskin di benua Afrika menduduki peringkat 5 terbawah, ada beberapa kejutan peringkat diantara keseluruhan negara yang didata. Columbia, misalnya, berada di urutan ke-9 dan diatas Prancis, Kanada dan Jerman. Memang hal ini mengejutkan, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa kemakmuran suatu negara berhubungan dengan perhatiannya pada lingkungan. Negara yang makmur pasti mempunyai sumber daya lebih banyak untuk masalah lingkungan, misalnya dalam penyediaan air minum yang bersih, kontrol polusi kendaraan, karena umumnya kendaraan yang ada berumur di bawah 5 tahun. Tetapi ada hal yang tidak kalah mengejutkan, yaitu dalam setiap level negara, ada negara yang nilainya lebih bagus dibandingkan negara sekelasnya. Ini menunjukkan bahwa komitmen dari pemerintah sangat penting.

 

Peringkat ke 149 negara yang didata dapat dilihat pada sumber tulisan ini. Jangan heran bila Indonesia menduduki peringkat 102 dari 149 peserta. Kenapa? Seperti sudah disebutkan bahwa ekonomi negara sangat berkorelasi dengan kesadaran lingkungan. Belum lagi pemerintah yang kurang (untuk tidak menyebut TIDAK) perhatian. Perlu bukti? Ayo ke Porong …….

 

Sumber: Newsweek edisi Jul-08 atau website http://www.newsweek.com/ atau http://xtra.Newsweek.com 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s