5S points for Seiton (Rapi)

Tahap 1 – Basic Tahap 2 – Intermediate Tahap 3 – Advanced
Persiapan
Pembudayaan 5S yang efektif
Penerapan 5S tingkat lanjut
Merekam keadaan sekarang
Memotret penampilan baru di tempat kerja
Mengevaluasi pabrik yang telah membudayakan 5S
Membenahi tempat penyimpanan
Memudahkan penggunaan dan pengembalian barang
Menghindarkan ketidakberaturan
  • Membersihkan bekas tempat barang tidak diperlukan .
  • Menentukan batas area.
  • Menstandarkan tempat penyimpanan :
  1. ada denah yang dicat/digaris (ada standar warna garis)
  2. ada batas jalan keluar masuk misalnya dengan garis putus-putus, arah lalu lintas forklift, tanda bahaya.
  3. ada aturan, misalnya “jangan berjalan di garis kuning (area berbahaya)”.
  4. ada identitas/tanda di setiap area.
  5. Tiga kunci dalam menyusun: a. posisi tetap (tempat), b. barang tetap (identifikasi), c. jumlah tetap (min/max).
  • Memberi identitas barang dan menyusun barang sesuai jenisnya.
  • Membuat garis pembatas untuk lokasi penempatan.
  • Menyusun barang sedemikian hingga untuk mencegah kesalahan pemakaian / pengambilan barang.
  • Membuat jalur produksi (menyusun barang sesuai urutan kerja).
  • Membuat tempat penyimpanan komponen lebih dekat ke jalur produksi.
  • Menyimpan barang dengan memperhatikan tiga prinsip (Mudah Dilihat, Mudah Diambil, Mudah Dikembalikan)
  • Mengubah sikap dari “mengatur” menjadi “mencegah ketidakberaturan”.
  • Mengatur tempat penyimpnan yang berantakan.
  • Menciptakan sistem dimana hanya meliputi barang yang diperlukan dan setiap barang disimpan di tempat khusus.
  • Menciptakan gagasan untuk memudahkan pengembalian.
  • Mengembangkan gagasan meniadakan pengembalian barang.
  • Otomatisasi tempat kerja.
  • Mengurangi jumlah jig dan alat, misalnya baut berkepala untuk menghindari pemakaian kunci inggris.
  • Menyederhanakan proses produksi.

OFFICE

  • Menentukan batas area dengan jelas.
  • Odner disusun sesuai jenisnya.
  • Kabel-kabel komputer/telepon ditata rapi (tidak berseliweran).
  • Tentukan tempat untuk semua dokumen.
  • Menyusun dokumen sesuai jenisnya.
  • Odner dokumen sejenis dalam rak disusun berurutan.
  • Mengatur letak meja kerja sesuai urutan proses (kalau memungkinkan).
 
NON OFFICE
  • Menentukan batas area dengan jelas.
  • Ada jalur kendaraan, orang, dsb.
  • Setiap part ada identitasnya.
  • Jangan menyusun part secara berlebihan.
  • Menyimpan barang sesuai jenisnya dan diurutkan tanggalnya agar bisa FIFO.
  • Mengatur letak mesin sesuai urutan kerja.
  • Ada area di gudang untuk tempat barang masuk, keluar atau dikembalikan.
  • Menciptakan sistem suplai barang agar tidak ada yang dikembalikan.
  • Menciptakan sistem agar tidak ada barang menumpuk.

Pertanyaan lanjutan dari akhir setiap tahap yang dapat dijadikan kriteria untuk melangkah ke tahap selanjutnya adalah sebagai berikut.

  • Akhir Tahap I    : Sudahkah ada perbaikan ?
  • Akhir Tahap II   : Apakah 5S telah membudaya ?
  • Akhir Tahap III  : Sudahkah perusahaan Anda menjadi nomor 1 dalam 5S?

2 thoughts on “5S points for Seiton (Rapi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s