Sistem dokumentasi pada ISO/TS16949

1. Referensi untuk Implementasi TS 16949

Referensi yang digunakan untuk Implementasi TS 16949 terdiri dari :

  • manual TS16949
  • Core tools (APQP, PPAP, FMEA, SPC, MSA)
  • Customer specific requirements

Secara skematis, referensi-referensi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut. 

Note: *) Customer Specific Requirement (CSR) ditentukan oleh siapa yang menjadi customer Anda. CSR bisa diberikan langsung oleh customer atau diakses di website customer khusus untuk supplier nya.

2. Istilah pada Referensi TS 16949  
a Istilah rantai suplai : CUSTOMERORGANIZATIONSUPPLIER 

b. Istilah Shall, Should, Note, Such :    

  • Shall     : indicates a requirement.    
  • Should  : indicates a recommendation.    
  • Note     : for guidance in understanding or clarifying the associated requirement.    
  • Such     : suggestion, for guidance only. 

c. Istilah “product” dapat berarti produk atau servis. 

d . ISO 9001:2000   dan   ISO/TS 16949:2002  

  • ISO 9001:2000 requirement : tulisan dalam kotak.           
  • ISO/TS 16949 requirement : tulisan diluar kotak.  

3. Sistem dokumentasi ISO/TS 16949

Sistem dokumensi quality management system (QMS) TS terdiri dari 4 level dokumen sebagai berikut.   

 

 

Level 1 adalah Quality Manual yang memuat elemen TS yang dapat diterapkan dan tidak dapat diterapkan, lengkap dengan kebijakan dan penanggung jawab setiap aktivitas. Dokumen level 1 ini menjadi acuan untuk pembuatan dokumen level 2.

Level 2 adalah prosedur yang memuat uraian kerja terutama yang bersifat antar bagian.   Dokumen level 2 ini menjadi acuan untuk pembuatan dokumen level 3.  

Level 3 adalah instruksi kerja yang memuat uraian kerja dengan lebih detail. Instruksi kerja dibuat dalam beberapa bentuk yaitu : – Standard Operating Procedure (SOP) – Standar Spesifikasi, dll.  

Level 4 adalah form atau blanko yang digunakan untuk mencatat hasil setiap aktivitas.

4. Dokumen dalam ISO/TS 16949

  • Quality Manual berjumlah 1 untuk satu perusahaan.
  • Sedangkan dokumen level 2 sampai 4 tidak ada batasan jumlah.
  • TS 16949 hanya mensyaratkan 7 prosedur yang harus ada, yaitu :            
    • Control of document
    • Control of records
    • Corrective action
    • Preventive action
    • Internal quality audit  
    • Training     
    • Control of nonconforming product.                      
  • Beberapa prosedur diatas dapat digabungkan dalam satu prosedur, misalnya prosedur corrective action dengan preventive action.

5. Persyaratan TS 16949

  • Persyaratan-persyaratan TS 16949 terdiri dari:
    • persyaratan ISO 9001
    • persyaratan umum pada TS 16949 untuk seluruh industri otomotif.
    • persyaratan khusus yang ditentukan oleh pelanggan.
  • Contoh persyaratan TS 16949 yang bersifat umum :
  • Contoh persyaratan TS 16949 yang bersifat khusus :
    • perencanaan pengembangan produk yang diminta Ford, GM atau lainnya.
    • sistem produksi Toyota, dsb

Pada dasarnya kita harus menerapkan apa yang diminta oleh pelanggan. Karena pelanggan adalah raja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s