Struktur dan Terminologi ISO 9001:2015

Perubahan terbesar ISO 9001:2015 bila dibandingkan dengan versi sebelumnya, yaitu 2008, adalah pada struktur dasarnya. Perubahan dilakukan dengan tujuan untuk mewadahi pendekatan yang umum seperti dijelaskan pada lampiran (Annex SL).  Semua standar sistem manajemen akan memiliki pendekatan yang sama, yaitu ISO 9001, ISO 14001 tentang lingkungan dan ISO 27001 tentang sistem keamanan data atau informasi.

Saat ini ISO 9001 terdiri dari 8 bagian, dimana 4 bagian mewakili pendekatan PDCA (plan – do – check – action). Struktur yang baru pada versi 2015 memiliki 10 bagian, dimana 4 bagian juga mewakili pendekatan PDCA. Berikut ini 10 struktur ISO 9001:2015 yang saya coba di-Indonesia-kan, tetapi bukan/belum merupakan SNI.
1.Scope atau Ruang Lingkup.
Bagian ini menjelaskan standar sistem manajemen dan akan unik untuk setiap standar.
2.Normative References atau Referensi Normatif.
Bagian ini menjelaskan kaitan dengan standar lain yang sangat diperlukan untuk aplikasi dokumen dan juga akan bersifat unik untuk setiap standar.
3.Terms and Definitions atau Istilah dan Definisi.
Beberapa istilah adalah istilah yang umum sesuai dengan Annex SL.
4.Context of the Organization atau Konteks Organisasi.
Bagian ini merupakan penjelasan tujuan organisasi, sistem manajemen dan para pemegang saham. Bagian ini menjelaskan bagaimana pembentukan sistem manajemen sesuai dengan situasi dan kebutuhan bisnis organisasi.
5.Leadership atau Kepemimpinan.
Bagian ini mempertegas komitmen, kebijakan dan tanggung jawab. Bagian ini serupa dengan bagian 5 pada ISO 9001:2008 tetapi poin kepemimpinan lebih ditekankan daripada sekedar manajemen. Ini akan menjadi persyaratan yang cukup menarik untuk dikembangkan.
6.Planning atau Perencanaan.
Perencanaan sekarang menjadi bagian tersendiri. Sebelumnya, pada ISO 9001:2008, perencanaan dijabarkan pada klausul 4.1; 6.1; 7.1 dan 8.1. Pada struktur baru “risk and opportunities” atau “resiko dan kesempatan” diikutsertakan pada penentuan tujuan, sasaran untuk mencapai rencana dan sumber daya. Sebelumnya “risk’ atau “resiko” disinggung pada standar penerbangan AS9100. Akan tetapi, istilah “resiko” diperluas dan lebih ditekankan. Bagian ini memerlukan aplikasi yang luas dalam mengintegrasikan tujuan dan sasaran perencaan dan proses manufaktur untuk memfasilitasi kesuksesan organisasi.
7.Support atau Dukungan.
Bagian ini menyertakan proses dukungan yang diharapkan yang ada dalam organisasi yang sudah tercakup dalam standar ISO 9001:2008. Istilah “sumber daya manusia” diubah menjadi “kompetensi”, dan komunikasi yang memerlukan pendekatan baru pada banyak organisasi. “Document control” diubah menjadi “documented information” atau “informasi yang terdokumentasi”. Istilah ini mencakup prosedur, pengendalian dokumen dan pengendalian rekaman.
8.Operation atau Operasi.
Bagian ini menjadi lebih singkat. Intinya adalah “lakukan pekerjaan dengan benar” apapun sistem manajemen yang diterapkan. Beberapa proses yang terkait langsung dengan operasi termasuk dalam bagian ini, yaitu desain, pelanggan, pembelian dan produksi/servis.
9.Performance Evaluation atau Evaluasi Kinerja.
Bagian ini meliputi pemantauan, pengukuran dan analisa, audit internal dan tinjauan manajemen. Semua istilah sudah cukup familiar digunakan di ISO 900:2008.
10.Improvement atau Perbaikan. Perbaikan meliputi ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan, juga perbaikan terus menerus. Semua yang tadinya berada di bagian 8. Bagian tindakan prevektif tidak ada, karena telah digantikan dengan “resiko” pada bagian perencanaan. Perbaikan sekarang didefinisikan sebagai aktivitas perencanaan yang proaktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s